Teknologi pengolahan susu semakin hari semakin meningkat. Sejauh ini yang paling umum dan sedang tren di masyarakat adalah teknologi UHT atau Ultra High Temperature. Cara kerja mesin susu UHT ini adalah susu terlebih dahulu dipanaskan selama 2-3 detik di suhu 135 sampai 150° C dan segera didinginkan sampai 4-5° C. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti aslinya. Semua kuman atau mikroorganisme termasuk bakteri patogen (patogen) dihancurkan oleh suhu ultra tinggi. Susu ini dapat disimpan setidaknya enam minggu.

Biasanya peternak sapi perah menuangakan susu hangat ke dalam tangki pendingin setelah di perah. Hal ini di lakukan setelah proses pemerahan yang di lakukan, susu tersebut di kumpulkan dalam satu wadah untuk kemudian di kirimkan ke pabrik pengolahan susu. Setelah semua susu di kirim ke pabrik maka susu tersebut akan di olah dengan teknologi pasteurisasi UHT.

mesin susu UHT

Pasteurisasi juga memiliki manfaat praktis untuk industri olahan susu. Pasteurisasi memungkinkan penanganan yang lebih baik, pengiriman jarak jauh, dan penyimpanan lebih lama. Susu segar tidak begitu baik jika di bawa dalam perjalanan jauh. Guncangan dalam perjalanan merusak lemakdan menyebabkan susu menjadi asam. Susu mentah dapat bertahan sekitar seminggu, tetapi susu pasteurisasi dapat memperpanjang kelayakan susu untuk di konsumsi hingga tiga minggu.

Salah satu permasalah utama yang di alami peternak sapi perah dalam negeri adalah harga jual susu yang rendah. kondisi ini menjadi salah satu penyebab tidak berkembangnya usaha peternakan susu di indonesia. Padahal harga jual susu berdampak langsung pada peternakan sapi perah. Artinya, dengan harga jual susu yang baik peternak dapat memberikan pakan berkualitas kepada sapi perah sehingga kualitas dan kuantitas susu yang di hasilkan meningkat.

Kualitas pakan yang baik juga meningkatkan performa sapi. Jika rata-rata setelah melahirkan empat kali sapi perah sudah “ambruk” atau menurun produktivitasnya, dengan formula pakan yang baik sapi bisa melahirkan 6-8 kali. Ini berarti pula peternak akan terus terpacu untuk mengembangkan usaha peternakannya.

Jika harga jual susu tetap rendah, selamanya peternak sapi perah tidak akan maju. Pasalnya, semakin lama harga pakan dan biaya operasional lain di peternakan semakin meningkat. Tentunya sulit bagi peternak untuk meningkatkan kualitas susu yang di hasilkan jika harga jual susunya rendah atau sesuai dengan kualitasnya.

Untuk meningkatkan harga jual susu tersebut saat ini sudah ada alat untuk meningkatkan kualitas susu sebelum di jual ke pabrik pengolahan susu. Alat tersebut memiliki sistem kerja dengan menggunakan kejut listrik. Sama dengan mesin susu UHT, alat ini juga berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri sehingga membuat produk olahan susu menjadi lebih awet. Selain itu harga mesin susu UHT ini lebih terjangkau jika di bandingkan dengan mesin UHT yang lain dan juga memiliki skala kecil dari mulai 10 liter hingga 10.000 liter.

informasi lengkap mengenai produk mesin susu UHT silahkan hubungi:
bapak mubaroki
SMS/WA 081 238 317 280